Kiki The Potters Heran Nikita Mirzani Ngaku Jadi Korban Usai Didatangi Polisi: Maling Teriak Maling


Nikita Mirzani telah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pencemaran nama baik.

Namun Nikita Mirzani tak terima dan merasa jadi korban.

Diketahui sebelumnya Nikita Mirzani sempat heboh sebab rumahnya didatangi Polisi sejak jam 3 pagi.

Nikita Mirzani pun menuduh laporan pada dirinya adalah ulah Dito Mahendra.

Ia menuding laporan tersebut karena Dito Mahendra adalah kekasih Nindy Ayunda yang membelanya.

Lalu Kiki The Potters menyindir Nikita Mirzani yang kini menjadi tersangka malah merasa terzalimi.

“Hati-hati sama orang yang sebagai berikut,” dilansir instagram kiki_thepotters, Selasa(27/6/2022).

Menurut Kiki The Potters kalau Nikita Mirzani maling teriak maling.

“Maling teriak maling,” tulisnya.

Tak hanya itu Kiki The Potters menyebut kalau Nikita Mirzani pura-pura terdzolimi.

“Menzalimi tapi berkoar merasa terzalimi,” tulisnya.

Lama Bungkam, Nindy Ayunda Akhirnya Jawab Singgungan Nikita Mirzani : yang Percaya, Ya Percaya

Artis Nindy Ayunda menjadi sorotan usai diseret dalam persoalan rumah Nikita Mirzani dikepung polisi atas laporan dari Dito Mahendra.

Diketahui, Dito Mahendra merupakan kekasih dari Nindy Ayunda yang kini ramai diperbincangkan usai melapor Nikita Mirzani atas kasus pencemaran nama baik.

Imbasnya, Nindy Ayunda pun ikut disinggung Nikita Mirzani.

lama diam, Nindy Ayunda akhirnya buka suara seolah menjawab sindiran Nikita Mirzani.

Dilansir dari kanal youtube Opung SG Channel belum lama ini, Nindy Ayunda menyikapi permasalahan yang tengah ramai tersebut dengan santai.

Menurutnya, semua orang yang percaya kepadanya takkan mungkin mudah terhasut omongan orang.

“Buat yang percaya silakan, yang tidak juga silakan. Gunanya aku bicara juga nggak ada,” ujar Nindy Ayunda dalam Instagram Live yang diunggah ulang YouTube Opung SG Channel.

Meski tak menyebutkan nama, Nindy Ayunda menyindir seseorang yang seringkali menyampaikan cerita miring seolah mengetahui faktanya.

“Banyak orang yang suka cerita seperti seolah-olah tahu timeline hidup seseorang,” beber Nindy Ayunda.

“Terus tiba-tiba memberi suatu penjelasan seolah-olah dia yang tahu, nah itu kan tergantung kaliannya mau percaya atau tidak,” ungkapnya lagi.

Terkait hebohnya kabar Nikita Mirzani yang membuka sayembara berhadiah Rp10 juta untuk mewawancarainya, Nindy Ayunda menegaskan takkan mengklarifikasi apa pun.

Lebih lanjut, Nindy Ayunda tak ingin ambil pusing dan memilih fokus menjalani hidupnya.

“Jadi buat apa juga aku harus menjelaskan, karena yang percaya ya percaya, yang nggak ya nggak. Mending fokus sama diri sendiri,” tegas Nindy Ayunda.

Sebagaimana diketahui, Permasalahan Nikita Mirzani dan Nindy berawal saat sang Nyai dituding dekat dengan Askara Parasady Harsono.

Nikita Mirzani pun membantah adanya hubungan spesial dengan mantan suami Nindy Ayunda tersebut.

Selain itu, Nikita Mirzani sendiri mencoba untk berkomunikasi langsung kepada Nindy Ayunda.

Namun semua akses dari Nindy Ayunda ditutup. Semua media sosial Nikita Mirzanui bahkan sampai ditutup.

Sementara diketahui, Nindy Ayunda dan Dito disebut telah melakukan perbuatan melawan hukum hingga tak diperiksa kepolisian.

Berkali-kali Kena Kasus hingga Disebut Kebal Hukum, Nikita Mirzani: Gue Pernah Masuk Penjara Ya!

Artis Nikita Mirzani disebut kebal hukum, namun ia membantah karena pernah masuk penjara.

Nikita Mirzani selama ini kerap terjerat kasus hukum.

Hal tersebut membuat Nikita Mirzani disebut sebagai orang yang kebal hukum.

Akan tetapi, Nikita Mirzani membantah hal tersebut.

Dikutip dalam kanal YouTube KH Infotainment, Senin (27/6/2022), Nikita Mirzani mengaku pernah dipenjara.

“Pret! gue pernah masuk penjara ya,” ujar Nikita Mirzani dikutip dalam kanal YouTube KH Infotainment, Senin (27/6/2022).

Ibu tiga anak itu masih tegas membantah dirinya kebal hukum.

Nikita bahkan sempat menambahkan kalimat candaan khasnya.

“Kebal hukum, kebal bacok noh, nggak ada!” ujar Nikita Mirzani.

Nikita Mirzani Jalani Pemeriksaan di Propam Mabes Polri

Diwartakan Tribunnews sebelumnya, Nikita Mirzani telah menjalani pemeriksaan di Propam Mabes Polri atas buntut laporan kasus dari Dito Mahendra.

Selama proses pemeriksaan, Nikita Mirzani dicecar sebanyak 40 pertanyaan.

Hal tersebut diungkapkan oleh kuasa hukum Nikita Mirzani, Fachmi Bachmid.

“Niki memenuhi panggilan dimintai klarifikasi atas pengaduan yang dilakukan masyarakat, tadi Niki udah dimintai keterangan sekitar hampir 40 pertanyaan,” ujar Fachmi.

Fachmi mengatakan Nikita Mirzani telah menjelaskan kejadian perkara secara detail.

“Niki sudah menjelaskan dari A sampai Z persoalannya sampai tanggal 15 Polres Serang Kota dan seterusnya,” ujar Fachmi Bachmid.

Selain itu, Fachmi mengungkapkan kliennya telah menyerahkan bukti-bukti ke Propam Mabes Polri.

Bukti tersebut berupa rekaman video pada kejadian tanggal 15 Juni 2022 lalu.

“Melampirkan beberapa bukti yang saya bawa termasuk ada rekaman pada tanggal 15 subuh dan sekian,” ujar Fachmi.

Sementara itu, Fachmi mengungkapkan kliennya telah menyerahkan semua proses hukum kepada pihak kepolisian.

Nikita juga pasrah dengan apa yang telah menimpa dirinya.

“Intinya Niki sudah menyerahkan sepenuhnya prosesnya juga terkait dengan apa yang menimpa dirinya, apa postingan sudah dijelaskan detail,” ujar Fachmi.

Di sisi lain, Nikita Mirzani menjelaskan soal diundang proses mediasi oleh pihak Dito Mahendra.

Nikita sempat dituding tak hadir dalam proses mediasi.

Namun, ibu tiga anak itu mengaku tak pernah menerima surat dari Polres Serang Banten untuk mediasi.

“Nggak ada surat, mereka Polres Serang Banten kayaknya udah megang alamat ya karena sering ngirim surat, nggak ada surat panggilan resmi secara telepon atau WA,” ujar Nikita Mirzani.

Setelah kejadian itu, Nikita Mirzani menemukan hal janggal lainnya.

Salah satunya adalah beredarnya surat yang menyatakan ia sebagai tersangka.

Namun, surat tersebut hanya disebarkan kepada para wartawan.

“Tanggal 16 tersebarnya surat TSK yang disebarin wartawan, saya nggak terima, bapak Kabid Polda Serang Banten sudah klarifikasi bahwa Nikita bukan tersangka,” ujar Nikita.

Selanjutnya, ada oknum yang mengirimkan karangan bunga ke Polres Serang Banten.

“Tanggal 20 ada pengiriman bunga papan ke Polres Serang Banten, sebanyak 5 atau 6, nggak mungkin orang Polres Serang nggak tau ada bunga papan,” ujar Nikita Mirzani.

Selain itu masih ada hal-hal lain yang membuat Nikita bingung.

“Bingung sebenernya mau apa mereka gitu, ini kasus bener apa enggak sih,” ujar Nikita Mirzani.

Sebelumnya, Nikita Mirzani dikepung oleh anggota Polres Serang Kota di kediamannya.

Mereka datang untuk menjemput paksa Nikita Mirzani yang berstatus sebagai saksi.

Para polisi tersebut berada di kediaman Nikita Mirzani selama 9 jam.

Kemudian, Nikita mengadukan para anggota Polres Serang Kota yang telah mengepung rumahnya.

Nikita Mirzani merasa terganggu dengan sikap para aparat yang mengepung rumahnya itu.

Nikita Mirzani Ngamuk Tak Terima Jadi Tersangka, Dito Mahendra Kembali Lempar Fakta: Reputasi

Nikita Mirzani sempat tak terima ditetapkan sebagai tersangka.

Nikita Mirzani terjerat kasus pencemaran nama baik usai menyentil Dito Mahendra.

Kasus pencemaran nama baik yang menjerat Nikita Mirzani musuh Dito Mahendra, kekasih John Hopkins ini berawal dari unggahannya di media sosial.

Gara-gara unggahannya itu Nikita Mirzani, kekasih John Hopkins ini dijerat pasal berlapis dan terancam 12 tahun penjara.

Nikita Mirzani sebelumnya menuding kalau Dito Mehendra adalah penipu.

Gara-gara kelakuannya itu, Nikita Mirzani dilaporkan oleh Dito Mahendra akibat ksus pencemaran nama baik.

Di mana melalui insta story instagramnya Nikita Mirzani menyebut Dito Mahendra penipu dan Pemberi Harapan Palsu (PHP).

Kuasa Hukum Dito Mahendra, Yafet Rissy, mengumumkan bahwa kini Nikita Mirzani telah ditetapkan sebagai tersangka.

Sebelumnya, Nikita Mirzani sempat membantah bahwa dirinya telah ditetapkan sebagai tersangka.

Nikita Mirzani sempat besar kepala tak mau dibawa ke kantor polisi.

Bak besar kepala, Nikita Mirzani melonak disebut sebagai tersangka.

Menanggapi hal ini, Yafet Rissy mempersilahkan Nikita Mirzani membuktikan dirinya bukan tersangka kepada polisi.

Yafet Rissy berharap agar polisi segera menindak lanjuti kasus ini demi keadilan.

“Pertama, kita ingin memastikan bahwa setiap orang sama di depan hukum.

Yang kedua, kita ingin memastikan bahwa tidak ada orang yang bisa berdiri di atas hukum sehingga dia boleh seenaknya menggunakan media sosial di luar batas kepatutan moral dan hukum.

Ini yang ingin kita sampaikan bahwa kita mendukung penuh kinerja positif, dalam hal ini Polresta Serang Kota agar terus menindaklanjuti laporan kami,” ungkap Yafet Rissy.

Hal ini juga untuk menjaga nama baik Dito Mahendra dari tuduhan-tuduhan yang menyinggung.

“Sekaligus untuk menjaga nama baik klien kami, Mas Dito, dan tentu nama baik orang yang terkait dengan keluarga besarnya. Karena dituduh sebagai banyak omongan, Pemberi Harapan Palsu atau PHP, dan penipu.

Ini suatu tuduhan yang sangat serius karena bisa merusak reputasi bisnis dari seseorang. Bisa juga merusak reputasi relasional seseorang dengan sesamanya,” ungkap Yafet Rissy.

Padahal, sebelumnya Dito Mahendra memiliki reputasi yang sangat baik.

Lebih lanjut, Yafet Rissy kembali mengungkapkan agar kepolisian segera mempercepat proses hukum kasus ini.

“Nah, kami berharap bahwa proses pemeriksaan dapat segera dilakukan dan pihak terlapor bisa bekerja sama dengan baik. Itu saja yang bisa kami sampaikan. Terima kasih atas perhatian teman temen semua,” tutup Yafet Rissy.